z-logo
open-access-imgOpen Access
KELEMAHAN DAN KEUNGULAN IMPLEMENTASI AUTHENTIC ASSESMENT DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI
Author(s) -
Wini Mustikarani,
Mamat Ruhimat
Publication year - 2018
Publication title -
jurnal geografi gea/jurnal geografi gea
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2549-7529
pISSN - 1412-0313
DOI - 10.17509/gea.v18i2.13526
Subject(s) - humanities , art
Tulisan ini mendeskripsikan pengertian, jenis serta kelemahan dan keunggulan dari Authentic Assesment Dalam Pembelajaran Geografi. Metode penulisan yang digunakan studi kepustakaan (library research)dari sumber dan hasil penelitian yang relevan. Authentik Assesment merupakan suatu proses evaluasi yang melibatkan berbagai bentuk pengukuran berupa produk-produk dan kinerja yang mencerminkan pembelajaran siswa, pencapaian, prestasi, motivasi dan sikap peserta didik pada aktivitas yang relevan dalam pembelajaran geografi di kelas. Jenis dari Authentik Assesment meliputi Assesment Kinerja, Fortopolio, dan Diri siswa. Kelebihan Authentik Assesment meliputi Guru mampu mengetahui kelebihan dan kelemahan dari siswa dalam pemahaman lithosfer, dapat menggambarkan pencapaian seorang siswa, meningkatkan proses belajar mengajar, siswa lebih jelas mengetahui kewajiban-kewajiban untuk menguasai tugas-tugas. Kelemahan dari Authentic Assesment : biaya asesmen otentik lebih banyak dibanding tes-tes standar, menuntut untuk mengembangkan pendidikan dan profesionalitas, tidak dapat memperlihatkan trend-trend jangka panjang seperti tes-tes standar, memiliki bias di pihak penilai dan waktu yang diperlukan dalam proses pemahaman materi lithosfer cenderung lebih banyak.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here