
ANALISIS UNSUR TOKSIK DAN MAKRO-MIKRO NUTRIEN DALAM BAHAN MAKANAN DENGAN METODE ANALISIS AKTIVASI NEUTRON
Author(s) -
Rina Mulyaningsih,
Istanto Istanto,
Saeful Yusuf,
Siti Suprapti
Publication year - 2010
Publication title -
ganendra
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2503-5029
pISSN - 1410-6957
DOI - 10.17146/gnd.2010.13.1.46
Subject(s) - chemistry , food science , zoology , toxicology , biology
ANALISIS UNSUR TOKSIK DAN MAKRO-MIKRO NUTRIEN DALAM BAHAN MAKANAN DENGAN METODEANALISIS AKTIVASI NEUTRON. Telah dilakukan penentuan kadar unsur toksik dan makro-mikro nutrien dalambahan makanan dengan menggunakan metode analisis aktivasi neutron (AAN). Jenis cuplikan bahan makanan yangditeliti meliputi sayuran, kacang-kacangan, bumbu dan rempah, tepung, daging dan ikan. Cuplikan dikumpulkan daripasar Serpong. Hasil analisis menunjukkan bahwa cuplikan bahan makanan mengandung makro nutrien dengankadar > 1000 mg/kg, seperti : K, Ca, Mg, Na dan Cl, mikronutrien dengan kadar antara 10 hingga < 1000 mg/kg: Fe,Mn, Zn, Se, Br, Rb, dan La, dan unsur toksik Co, Sb, Hg, As dan Cr dengan kadar kurang dari 5 mg/kg. KonsentrasiAs dalam ikan, beras dan Hg dalam cabai merah dan ikan telah melebihi baku mutu yang ditetapkan pemerintah.Konsentrasi Zn dalam beberapa cuplikan, telah melebihi nilai baku mutu. Batasan nilai ini perlu dipertimbangkan,mengingat rata-rata asupan harian Zn masih di bawah nilai yang direkomendasikan yaitu 15 mg/hari. Kekuranganunsur ini dapat mengganggu pertumbuhan dan metabolisme tubuh. Kadar Al dalam bahan makanan cukup tinggiantara 10 – 500 mg/kg, logam Al termasuk logam ringan yang bersifat toksik, sehingga keberadaannya perlumendapat perhatian. Evaluasi unsur-unsur dibandingkan terhadap nilai kecukupan kebutuhan harian RDA(Recommended Daily Acceptable). Dalam studi ini dijelaskan juga efek apabila kekurangan atau kelebihan asupanunsur tersebut bagi kesehatan.Kata kunci : makro-mikro nutrien, unsur toksik, bahan makanan, aktivasi neutron