
HUMANISME DALAM PENDIDIKAN ISLAM: KONSEPSI PENDIDIKAN RAMAH ANAK
Author(s) -
Abd Azis
Publication year - 2017
Publication title -
jurnal pendidikan agama islam/jurnal pendidikan agama islam (journal of islamic education studies)
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2527-4511
pISSN - 2089-1946
DOI - 10.15642/jpai.2017.5.1.94-115
Subject(s) - humanities , psychology , humanism , sociology , art , philosophy , theology
Bahasa Indonesia: Tulisan ini mendeskripsikan humanisme dalam pendidikan Islam melalui model pembelajaran ramah anak. Melalui kajian literatur diperoleh hasil bahwa konsep pembelajaran ramah anak menjadi penting seiring masih maraknya kekerasan terhadap anak baik di dalam ataupun di luar institusi pendidikan. Dalam model pendidikan ini, pendidikan Islam menjadi katalis untuk mewujudkan humanisasi dalam pendidikan. Konsep ramah anak berupaya menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan membuat siswa merasa betah dan nyaman di sekolah. Hal tersebut dapat dilihat dari sikap guru yang ramah terhadap siswa, proses pembelajaran efektif, pengelolaan kelas efektif dan lingkungan belajar kondusif, serta motivasi belajar siswa. Dalam hal internalisasi nilai-nilai keislaman, guru menanamkan sikap sabar dan mampu menjadi teladan bagi siswa, menggunakan metode yang bervariatif, menerapkan pengelolaan kelas yang menyenangkan dan didukung lingkungan belajar yang kondusif. English: This paper describes humanism in Islamic education through child-friendly education model. Literary study results in the importance of such education model along with the increase of violence towards children either in educational institutions or in outside the area. In the child-friendly education, Islamic education is a catalyst to achieve humanism in education. The education model focuses on creating fun interaction and makes students feeling at home and safe at school. This can be seen from friendly teachers’ attitudes, effective learning processes, effective classroom management, conducive learning environment, and students’ motivation. In terms of Islamic values internalization, teacher cultivates patient attitudes and becomes model for students, implementing variety of learing methods, implementing positive classroom management within conducive learning environment.