z-logo
open-access-imgOpen Access
AKSESIBILITAS LEMBAGA PEMBIAYAAN FORMAL UNTUK PELAKU USAHA MIKRO PENGOLAHAN IKAN DI KABUPATEN GRESIK
Author(s) -
Retno Widihastuti,
Hakim Miftahul Huda
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal sosial ekonomi kelautan dan perikanan
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2527-4805
pISSN - 2088-8449
DOI - 10.15578/jsekp.v14i2.7932
Subject(s) - business administration , business , humanities , political science , art
Kelompok usaha mikro merupakan bagian dari masyarakat Indonesia yang sampai dengan saat ini masih menemukan kesulitan dalam mengakses pinjaman dari lembaga pembiayaan. Lembaga pembiayaan formal khususnya masih memegang ketentuan yang belum mampu mereka jangkau. Namun tidak demikian bagi kelompok usaha di desa yang sebagian besar adalah menekuni bidang perikanan di Desa Gumeng, Kec. Bungah Kabupaten Gresik. Penelitian yang dilakukan pada bulan April tahun 2018 tujuan untuk a) mendeskripsikan karakteristik usaha mikro pengolahan ikan; b) menganalisis kendala dan tantangan akses permodalan formal yang sesuai kebutuhan usaha, serta c) menganalisis akses permodalan sesuai kebutuhan usaha, kinerja, dan perspektif kelembagaan pembiayaan formal ke depan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan cara melakukan wawancara mendalam (indepth interview) kepada informan kunci (key person) yaitu Dinas Kelautan dan Perikanan, ketua kelompok usaha mikro, serta petugas lembaga pembiayaan formal. Data dianalisis secara deskriptif dengan menggambarkan kinerja usaha pengolahan mikro dan pola pembiayaan lembaga formal yang dapat diakses oleh kelompok usaha mikro di Desa Gumeng, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja usaha pengolahan mikro layak dikembangkan. Pelaku usaha khususnya pada pengolahan ikan, telah menjalin kerjasama dengan lembaga pembiayaan formal yang menjembatani usaha mereka. Sebagai opsi rekomendasi mengenai pola pembiayaan yang memudahkan bagi debitur, maupun lembaga pembiayaan itu sendiri adalah lembaga pembiayaan formal yang menawarkan kemudahan sebagai berikut: a) tidak mensyaratkan calon peminjam modal usaha dengan sebuah jaminan; b) lembaga pembiayaan memberikan edukasi berupa pelatihan tata cara pengelolaan dana usaha. Petugas lembaga pembiayaan formal dapat memantau sekaligus memberi masukan pada pola usaha yang dilakukan debitur dengan harapan akan mengurangi masalah kredit macet bagi hasil atau istilah bunga pinjaman paling besar adalah sesuai standar Bank Indonesia. Title: Accessibility of Formal Financing Institution for Micro Business Actors of Fish Processing in the Gresik RegencyMicro business groups are part of Indonesian community which are difficult to access loans from financial institutions. The regulation of the formal institution are troublesome to the groups except for the fisheries business groups in Gumeng Village, Bungah sub district of Gresik Regency. The research was conducted in April 2018. It aims to discover the accessibility of financing patterns of Gresik Regency by a) describing the characteristics of fish processing micro businesses; b) analyzing the constraints and challenges of formal capital access in accordance with the business needs; and c) analyzing access to capital of the business needs, performance, and perspective of future institutional financing. The research used qualitative method with in-depth interviews (key interviews) to key informants (key person), they are Department of Marine and Fisheries, micro business group leaders, and formal financial institution officers. Data were descriptively analysed to illustrate the financing patterns of formal institutions that can be accessed by small business groups in Gumeng Village, Bungah Sub District, Gresik Regency. Results of the study showed that micro fish processing business are reasonable to be developed. They have collaborated with formal financial institution to undergo their business. The study recommended some optional financial patterns to facilitate both the debtors and the institutions as follow : a) Providing non guaranteed loans, b) Providing educational training of financial management. Monitoring and inputs of business pattern from the financial institution officer are also necessary to reduce non performing loan, 

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here