z-logo
open-access-imgOpen Access
PRODUKSI BANDENG (Chanos chanos) MELALUI APLIKASI PUPUK ORGANIK
Author(s) -
Brata Pantjara,
Erfan Andi Hendradjat
Publication year - 2011
Publication title -
jurnal riset akuakultur/jurnal riset akuakultur
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2502-6534
pISSN - 1907-6754
DOI - 10.15578/jra.6.2.2011.253-262
Subject(s) - zoology , food science , biology
Bandeng (Chanos chanos) merupakan salah satu komoditas unggulan di sektor perikanan yang berkontribusi dalam memenuhi produksi nasional. Ekspor bandeng ke beberapa negara seperti Uni Eropa dan Amerika Serikat sangat prospektif untuk dikembangkan, namun bandeng asal Indonesia kurang disukai karena terindikasi mengandung zat kimia yang dapat mengganggu kesehatan. Oleh karena itu, dalam beberapa tahun terakhir produk bandeng organik semakin meningkat karena banyaknya minat masyarakat akan produk makanan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk organik terhadap produksi bandeng semi intensif. Pupuk organik yang dicoba adalah pupuk organik komersial (A) dan pupuk organik non komersial (B). Pupuk organik non komersial dibuat dengan cara fermentasi dari campuran limbah sayuran, ampas tahu, pupuk kompos, dan dedak. Padat penebaran bandeng pada masing-masing perlakuan adalah 15.000 ekor/ha. Pemberian pakan dilakukan setelah bandeng berumur 2 bulan di tambak dengan dosis pakan 2%-4% dari bobot ikan per hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan bandeng selama enam bulan mencapai bobot dari 1,98 g/ekor menjadi 232,4 g/ekor pada A dan 253 g/ekor pada B. Sintasan bandeng pada perlakuan A dan B, masing-masing mencapai 56,62% dan 60,82%. Produksi bandeng pada perlakuan A dan B, masing-masing mencapai 1.974 dan 2.309 kg/ha

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here