z-logo
open-access-imgOpen Access
Pengaruh Konsentrasi Asam Monokloro Asetat dan Jenis Pelarut sebagai Bahan Pengendap terhadap Produksi Karboksimetil Kitin.
Author(s) -
Theresia Dwi Suryaningrum,
Jamal Basmal,
Wina Aumeilia
Publication year - 2018
Publication title -
jurnal pascapanen dan bioteknologi kelautan dan perikanan
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2406-9264
pISSN - 1907-9133
DOI - 10.15578/jpbkp.v11i4.480
Subject(s) - physics , chemistry
Riset pengaruh konsentrasi asam monokhloro asetat (0,15; 0,30; dan 0,45 mol) dan jenis pelarut organik (metanol dan isopropanol) sebagai pengendap terhadap sifat‑sifat karboksimetil kitin dari cangkang rajungan (Portunus pelagicus) telah dilakukan. Hasilnya menunjukkan bahwa rendemen yang dihasilkan tergantung jenis bahan pengendap yang digunakan. Pengendap metanol menghasilkan rendemen makin kecil dengan makin tingginya konsentrasi asam monokloro asetat, sebaliknya dengan pengendap isopropanol semakin tinggi konsentrasi asam monokloro asetat yang digunakan, menunjukkan hasil yang lebih baik pada derajat substitusi, kelarutan dan kekentalan. Pengendap isopropanol menghasilkan rendemen, derajat substitusi, dan kelarutan karboksimetil kitin yang lebih baik dari pada metanol. Namun demikian, deraiat deasetilasi dan kekentalan karboksimetil kitin lebih baik jika menggunakan metanol daripada menggunakan isopropanol. Hasil karboksimetil kitin terbaik dihasilkan dari kombinasi perlakuan 0,30 mol asam monokhloro asetat dan pelarut pengendap metanol, yaitu menghasilkan rendemen sebesar 46,4%, derajat deasetilasi 51,4%, derajat substitusi 0,8, membutuhkan 26,2 ml air untuk melarutkan 1 g karboksimetil kitin, viskositas 131,2 cPs, kadar air 8,1% dan kadar abu 1,9%. 

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here