z-logo
open-access-imgOpen Access
Perkembangan Produksi Histamin Ikan Peda pada Penyimpanan dengan Cara Berbeda.
Author(s) -
Ninoek Indriati,
Suwarno T Sukarto,
Sinta Utiya Syah
Publication year - 2018
Publication title -
jurnal pascapanen dan bioteknologi kelautan dan perikanan
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
eISSN - 2406-9264
pISSN - 1907-9133
DOI - 10.15578/jpbkp.v11i4.478
Subject(s) - food science , physics , chemistry
Penelitian tentang perkembangan histamin pada ikan peda selama penyimpanan telah dilakukan. Bahan baku peda yaitu ikan kembung (Rastrelliger neglectus) diperoleh dari TPI Pekalongan. Pada pengolahan peda, ikan dicuci bersih (tanpa disiangi), digarami dengan perbandingan 1:1 selama semalam, setelah itu dicud bersih dan dijemur selama 7‑8 jam, kemudian dikemas dalam kotak kayu yang dilapisi kertas semen. Setelah 3 minggu kotak dibuka, ikan dibagi menjadi 3 bagian dan disimpan dengan cara yang berbeda yaitu: dikeringkan lagi kemudian disimpan pada suhu kamar; tidak dikeringkan kemudian disimpan pada suhu kamar; tidak dikeringkan kemudian disimpan pada suhu dingin (5‑10 derajad Celcius). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan histamin tertinggi terdapat pada ikan peda yang disimpan pada suhu kamar tanpa dikeringkan dan terendah pada ikan peda yang disimpan pada suhu dingin tanpa dikeringkan. Kandungan histamin ikan peda selama penyimpanan berkisar antara 3,1‑25,9 mg%.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here