
HISTOLOGI BERBAGAI JENIS/TINGKATAN GONAD IKAN KERAPU SUNU (Plectropomus leopardus)
Author(s) -
Mujimin Mujimin
Publication year - 2016
Publication title -
buletin teknik litkayasa akuakultur/buletin teknik litkayasa akuakultur
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2541-2442
pISSN - 1412-9574
DOI - 10.15578/blta.7.2.2008.101-103
Subject(s) - gonad , biology , microbiology and biotechnology , anatomy
Mengetahui daur hidup ikan kerapu sunu (Plectropomus leopardus) sangat diperlukan dalam mempelajari dinamika populasi. Sebagai pegangan yang dimaksud ikan jantan adalah ikan yang mempunyai organ penghasil sperma (testis), sedangkan betina adalah ikan yang mempunyai organ penghasil telur (ovarium), kedua organ tersebut dinamakan gonad. Untuk menentukan tingkat kematangan gonad ikan secara pasti perlu dibuat preparat histologinya melalui proses sebagai berikut: fiksasi, dehidrasi, clearing (penjernihan), embedding (penanaman sampel), blocking (pengeblokan), sectioning (pengirisan), peletakan pada gelas obyek, dan staining (pewarnaan) juga penutupan (covering). Hasil dari histologi yang dilihat di bawah mikroskop padatingkatan awal (I, II, III) oosit berwarna kebiru-biruan, pada tingkat IV, V, dan VI oosit berwarna kemerah-merahan. Pada gonad jantan hasil histologi berwarna kebiru-biruan berbentuk buti ran kecil menyebar merupakan spermatosi t. Ada juga gonad hemaprodit yaitu terdapat spermatosit dan oosit.