z-logo
open-access-imgOpen Access
Dakwah bi al-Irsyãd untuk Memelihara Kesehatan Mental Spiritual Pasien di Rumah Sakit
Author(s) -
Abdullah Abdullah
Publication year - 2019
Publication title -
tabligh
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2622-9781
pISSN - 2622-9773
DOI - 10.15575/tabligh.v3i1.701
Subject(s) - spirituality , islam , head nurse , nursing , general hospital , mental health , psychology , medicine , descriptive research , family medicine , psychiatry , alternative medicine , sociology , theology , social science , philosophy , pathology
This research was conducted on the basis of the fact the field that the maintenance of mental health inpatients spiritual through the spiritual guidance of Islam in the hospital neglected and not considered part of Islam (da’wa). It has violated the professional code of ethics, the rights of patients, and can cause a psychological impact to the theological to the patient. Research conducted at five hospitals namely Yarsi Pontianak General Hospital, Islamic Hospital Ibn Sina Yarsi Padang, Regional General Hospital R.Syamsudin, SH of Sukabumi, Regional General Hospital Al-Ihsan Baleendah, and Regional General Hospital Ujungberung Bandung . The purpose of this research is to find a model of preaching bi al-Irsyad  for spiritual nurture mental health inpatients in hospitals which until now has not existed. The method used in this research is descriptive method with qualitative approaches and reseach and development. The source of the data in this study obtained from hospitalized patients, the patient's family, spiritual adviser, the primary nurse who had attended training, head of nursing, and head of spirituality. The data in this study were collected through observation, interview, and use documents. From the results of this study out that the construction of the model da’wa bi al-Irsyad can be conveyed through Spiritual Guidance Islam to maintain the mental health of spiritual in the hospital and consist of the seven components of the model, they  are : rationale, vision, mission, goals and benefits, functionality, form of service and program guidelines, methods and techniques, guide services. The results of this study is important to be a source of da'wah guidance in hospitals and become an important study for the world of da'wah both academically and practically. This study also proposes two important recommendation. First, the next phase of research should be done to develop this model towards a model that is feasible and tested through further research. The second, collaboration of the parties ie UIN Sunan Gunung Djati in particular the Faculty of Da'wa and Communication, Majlis Ulama Indonesia, Institute of Health Sciences, and the hospitals  to formulate policies in the maintenance of mental health spiritual patient and to quickly produce human resources that can fill the needs of aspects this.   Penelitian  ini dilakukan atas dasar kenyataan dilapangan bahwa pemeliharaan kesehatan mental spiritual pasien rawat inap melalui bimbingan rohani Islam di rumah sakit terabaikan dan dianggap bukan bagian dari dakwah Islam. Hal ini telah melanggar kode etik profesi, hak pasien, dan dapat menimbulkan dampak psikologis hingga teologis terhadap pasien.  Penelitian diadakan di lima rumah sakit yaitu Rumah Sakit Umum Yarsi Pontianak, Rumah Sakit Islam Yarsi Ibnu Sina Padang, Rumah Sakit Umum Daerah  R.Syamsudin, SH Kota Sukabumi, Rumah Sakit Umum Daerah Al-Ihsan Baleendah, dan Rumah Sakit Umum Daerah  Ujungberung Kota Bandung. Tujuan penelitian ini adalah  menemukan konstruk atau model dakwah bi al-Irsyãd  untuk memelihara kesehatan mental  spiritual pasien  di rumah sakit  yang sampai saat ini belum ada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan reseach and development. Adapun sumber data  dalam penelitian ini  didapat dari para pasien rawat inap yang beragama Islam, keluarga pasien,  pembina ruhani, para perawat primer yang telah mengikuti pelatihan, Kabag Keperawatan, dan Kasubsi Kerohanian. Data dalam penelitian ini dihimpun melalui teknik observasi, wawancara, dan penggunaan dokumen.  Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa konstruk model dakwah bi al-Irsyãd dapat disampaikan melalui Bimbingan Rohani Islam untuk memelihara kesehatan mental  spiritual pasien di sakit dan terdiri dari tujuh komponen model yaitu : dasar pemikiran, visi misi, tujuan dan manfaat, fungsi, bentuk layanan dan panduan program,  metode dan teknik, panduan layanan. Hasil penelitian ini penting untuk menjadi sumber panduan dakwah di rumah sakit dan menjadi kajian penting bagi dunia dakwah baik secara akademis amupun praktis. Penelitian ini juga mengajukan  dua rekomendasi  penting.  Pertama, seyogyanya dilakukan penelitian tahap berikutnya untuk mengembangkan model ini kearah model yang feasible dan teruji melalui penelitian lanjutan. Kedua melakukan kerjasama antar pihak terkait yaitu UIN Sunan Gunung Djati khususnya Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Majlis Ulama Indonesia, Akper/Stikes, dan pihak rumah sakit  untuk merumuskan kebijakan dalam pemeliharaan kesehatan mental spiritual pasien dan untuk segera menghasilkan sumber daya manusia yang dapat mengisi kebutuhan aspek ini.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here