z-logo
open-access-imgOpen Access
ABU HAMID AL-GHAZALI : DIALEKTIKA LOGIKA DAN INTUISI
Author(s) -
Eka Putra Wirman
Publication year - 2019
Publication title -
majalah ilmu pengetahuan dan pemikiran keagamaan tajdid
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2685-466X
pISSN - 1410-2617
DOI - 10.15548/tajdid.v17i2.121
Subject(s) - theology , philosophy
Sebagai seorang filosof, al-Ghazali mencintai objektifitas dan rasionalitas. Baginya, filsafat bukanlah benda haram yang tidak boleh dijamah oleh umat Islam. Filsafat baginya adalah berkah bagi manusia pada porsi tertentu dan juga sangat bermanfaat bagi kehidupan. Di bidang tasawuf, al-Ghazali memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan tasauf di dunia Islam. Ia berada di barisan terdepan baik sebagai tokoh pelaku maupun sebagai konseptor dan ideolog. Keunggulan al-Ghazali dibanding tokoh sufi lainnya, ia memberikan penghargaan yang tinggi kepada intuisi sebagai sumber pengetahuan yang valid. Konsep al-mukasyafah merupakan implikasi dari eksistensi pengetahuan intuitif. Begitu pula dengan konsep al-‘ilm al-laduni yang digagas oleh al-Ghazali, merupakan aplikasi dari proses al-mukasyafah.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here