z-logo
open-access-imgOpen Access
ELOK DI AWAK, KATUJU DEK URANG; NILAI MULTIKULTURAL DI MINANGKABAU
Author(s) -
Faisal Zaini Dahlan
Publication year - 2019
Publication title -
tajdid jurnal ilmu keislaman dan ushuluddin
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2685-466X
pISSN - 1410-2617
DOI - 10.15548/tajdid.v16i1.84
Subject(s) - humanities , art
Sumatera Barat yang identik dengan etnis Minang, dikenal sangat menjunjung tinggi adat dan budaya yang berjalin berkelindan dengan ajaran Islam. Adagium Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah menunjukkan dengan jelas kaitan antara adat, budaya, dan agama tersebut. Meski Islam dan etnis Minang mendominasi wilayah ini, tetapi terdapat etnis lain yang sebagiannya beragama non Islam pula. Tetapi mereka hidup dalam keadaan aman dan damai. Hal ini tidak terlepas dari adanya kearifan lokal Minang, elok diawak, katuju diurang.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here
Accelerating Research

Address

John Eccles House
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom