z-logo
open-access-imgOpen Access
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK dan FRAKSI KULIT BATANG TRENGGULI (Cassia fistula L) DENGAN METODE DPPH
Author(s) -
Aji Najihudin,
Anis Yohana Chaerunisaa,
Anas Subarnas
Publication year - 2017
Publication title -
ijpst (indonesian journal pharmaceutival science and technology)/ijpst (indonesian journal of pharmaceutical science and technology)
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2406-856X
pISSN - 2356-1971
DOI - 10.15416/ijpst.v4i2.12354
Subject(s) - traditional medicine , chemistry , cassia , medicine , pathology , traditional chinese medicine , alternative medicine
Kulit batang trengguli (Cassia fistula L) mengandung senyawa yang bersifat antioksidan yang dapat ditentukan dengan metode peredaman radikal bebas 1,1-Difenil-2- Pikrilhidrazil (DPPH). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya peredaman radikal bebas DPPH oleh ekstrak etanol kulit batang trengguli (EEKBT), fraksi Etil asetat (FEAKBT), fraksi n-Heksan (FnHKBT), fraksi air (FAKBT) dan vitamin C sebagai pembanding. Identifikasi golongan senyawa dilakukan dengan penapisan fitokimia. Fraksinasi dilakukan dengan metode ekstraksi cair-cair dengan tingkat kepolaran yang berbeda. Aktivitas antioksidan dilakukan dengan peredaman warna radikal bebas DPPH menggunakan spektrofotometri UVVis. Penelitian menunjukkan bahwa Fraksi etil asetat memiliki aktivitas antioksidan paling baik dengan nilai IC50 3,980 μg/ml dibandingkan vitamin C 4,716 μg/ml. Sedangkan nilai IC50 ekstrak etanaol, fraksi n-heksan, fraksi air adalah 10,613 μg/ml, 38,904 μg/ml dan 7,636 μg/ml terhadap peredaman warna DPPH.Kata kunci: Antioksidan, Cassia fistula, Fraksinasi, metode DPPH

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here