
Reduksi Kurkumin: Kajian Awal Elektrosintesis dalam Sistem Etanol
Author(s) -
Didik Setiyo Widodo,
Abdul Haris,
Nawatuttuqoh Nawatuttuqoh
Publication year - 2007
Publication title -
jurnal kimia sains dan aplikasi/jurnal kimia sains dan aplikasi
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2597-9914
pISSN - 1410-8917
DOI - 10.14710/jksa.10.2.37-44
Subject(s) - chemistry , nuclear chemistry , physics
Telah dilakukan suatu kajian pendahuluan reduksi kurkumin dalam sistem larutan etanol dengan pendekatan elektrokimia. Kurkumin telah banyak digunakan dalam bidang pangan dan farmasi dan sebagian kecil analisis kimia. Dalam bidang kimia, kurkumin telah digunakan sebagai pereduksi logam dan pengkhelat ion-ion logam. Aplikasi yang beragam ini didasarkan pada keberadaan gugus β-diketon yang dalam tinjauan reaksi reduksi dan oksidasi gugus ini dapat mengalami serangan elektron dan/ atau membentuk ikatan dengan substat lain. Untuk mengkaji lebih lanjut dan memperkaya aplikasi senyawa ini berikutnya dilakukan modifikasi gugus tersebut untuk membentuk suatu dimer atau senyawaan lain dengan pendekatan elektrokimia. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh produk reduksi senyawa kurkumin untuk memperluas pemanfaatan kurkumin dalam bidang kimia, analisis kimia dan sintesis. Penelitian dilakukan dengan cara mengelektrolisis larutan kurkumin dalam sistem etanol pada potensial terkontrol 1,8 V dan 2,0 V dengan variasi elektroda kerja (C dan Cu) dan pH (1 dan 4) selama selama 2 jam dan hasil elektrolisis dianalisis dengan FTIR. Data yang diperoleh, elektrolisis pada petensial kerja 2,0 volt untuk pH 1 dan 1,8 volt untuk pH 4 melibatkan masing-masing satu elektron dan 3 elektron. Konfirmasi lanjut terhadap data FTIR disimpulkan bahwa produk dengan kode Pc-1 (proses pada pH 1) adalah suatu pinakol dan produk berkode Pc-2 (proses pada pH 4) merupakan senyawa siklis.Kata kunci: kurkumin, elekrolisis, elektroreduksi