z-logo
open-access-imgOpen Access
Alternatif Penggunaan Ca(OH)2 dalam Daur Ulang Trietilamin pada Pembuatan Trihidrat Ampisilin dan Amoksisilin
Author(s) -
Meiny Suzery,
Dewi Meliati Agustini,
Agus Supriyanto
Publication year - 1998
Publication title -
jurnal kimia sains dan aplikasi/jurnal kimia sains dan aplikasi
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2597-9914
pISSN - 1410-8917
DOI - 10.14710/jksa.1.1.3-10
Subject(s) - physics , nuclear chemistry , chemistry , medicinal chemistry
Cairan induk dari pembuatan ampisilin trihidral (eks. AMP) dan amoksisilin trihidrat (eks. AMX) mengandung garam trietilammonium hidroklorida (TEA-HCI). Telah dilakukan regenerasi garam tersebut menjadi TEA dengan NaOH 48% menghasilkan garam anorganik terlarut (ROI) yang tinggi (±800-1000 kg/hari) dalam air limbah olahan. Dalam penelitian ini telah dicoba mengganti basa dengan Ca(OH)2 dan campuran Ca(OH )-NaOH 48%. Cairan induk dari sintesis (ML) dan dari bagian daur uiang (FML), baik eks AMP/AMX masa produksi IV-VI dicoba dengan 3 perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Ca(OH)2 lebih sedikit menggunakan basa dan lebih kecil harga ROI-nya, disamping menunjukkan kualitas TEA-1 dan kualitas limbah yang sama dengan metode yang telah dikenal.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here