
Pengaruh Pencahayaan terhadap Kandungan Pigmen Tetraselmis chuii sebagai Sumber Antioksidan Alami
Author(s) -
Nada Kristiani Ginting,
Sri Sedjati,
Endang Supriyantini,
Ali Ridlo
Publication year - 2018
Publication title -
buloma (buletin oseanografi marina)/buloma
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2550-0015
pISSN - 2089-3507
DOI - 10.14710/buloma.v7i2.19995
Subject(s) - tetraselmis , food science , chemistry , botany , biology , algae
Tetraselmis chuii merupakan alga hijau yang mengandung senyawa bioaktif seperti pigmen klorofil dan karotenoid. Pigmen klorofil dapat menurunkan risiko terkena kanker dan berpotensi sebagai antioksidan. Salah satu faktor eksternal yang berpengaruh terhadap kandungan pigmen adalah cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh warna pencahayaan terhadap biomassa, kandungan pigmen dan aktivitas antioksidan T. chuii. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak blok dengan tiga kali pengulangan. Perlakuan pencahayaan yang diberikan adalah putih, merah, dan biru. Perhitungan kepadatan dan pengukuran parameter kualitas air dilakukan setiap hari. Pemanenan dilakukan pada saat fase stasioner hari ke – 4. Kadar pigmen (klorofil a, b dan karotenoid) dilakukan secara spektrofotometri dan uji aktivitas antioksidan dilakukan dengan DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan sel tertinggi terdapat pada perlakuan pencahayaan putih sebesar 95.800 sel/ml. Kandungan pigmen klorofil a dan klorofil b total tertinggi terdapat pada pencahayaan merah (48,28 dan 40,86 μg/ml), serta karotenoid total tertinggi terdapat pada pencahayaan biru (6,70 μg/ml). Perlakuan perbedaan pencahayaan memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap kandungan pigmen (klorofil a, dan b). Aktivitas antioksidan ekstrak T. chuii semua perlakuan tergolong sangat lemah ( IC50 lebih dari 200 ppm). Effect of Lighting on Pigments Content Tetraselmis chuii a Source of Natural Antioxidants Tetraselmis chuii is a green algae which is containing bioactive compounds such as chlorophyll and carotenoid pigments. Chlorophyll may reduce the risk of cancer and potentially as an antioxidant. This research aims to know the effect of light colour on biomass, pigment and antioxidant activity content of T. chuii. The research design used was a complete randomized design with three repetitions. The light treatments provided are white, red, and blue. Calculation of density and measurement of water quality parameters on daily basis. Harvesting is done during the stasionary phase at fourth day. Pigment levels (chlorophyll a, b and carotenoids) were performed by spectrophotometer and an antioxidant activity test was performed by DPPH (1,1-diphenyl-2-picrilhidrazil). The results showed that different colour lighting treatments had an effect (P <0.05) on pigment content (chlorophyll a, b, and carotenoid).The highest total chlorophyll content of a and chlorophyll b were found in the highest red light (48.28 and 40.86 μg/ ml) and the highest total carotenoids were in blue light (6.70 μg /ml). The highest cell desity in white lighting treatment is 95,800 cell/ml. Potential antioxidant activity of T. chuii extract for all treatments were very low (IC50 more than 200 ppm).