
Potensi Pemanfaatan Teripang (Holothurians) di Perairan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa
Author(s) -
Bambang Sulardiono
Publication year - 2016
Publication title -
buloma (buletin oseanografi marina)/buloma
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2550-0015
pISSN - 2089-3507
DOI - 10.14710/buloma.v5i1.11298
Subject(s) - physics
Terdapat beragam spesies teripang (Holothurians) yang hidup di Perairan Karimunjawa, yang menempati berbagai substrat dasar pada ekosistem terumbu karang. Teripang bernilai ekonomis. Penangkapan dilakukan secara terus menerus tanpa adanya pengawasan. Hal inilah yang menyebabkan jumlah populasi teripang H. scabra menurun dengan tajam. Oleh sebab itu perlu diadakan penelitian untuk mengetahui kondisi potensi teripang (holothurians) tersebut. Tujuan penelitian adalah mengetahui (a) komposisi spesies teripang di perairan Karimunjawa (b) potensi populasi teripang di perairan Karimunjawa, dan (c) potensi pemanfatan teripang di perairan Karimunjawa. Metode pengumpulan data menggunakan transek garis 100 m yang dimodifikasi untuk reef check. Pengukuran dilakukan selama 1 tahun dengan interval waktu 1 bulan. Lokasi penelitian di perairan Karimunjawa, dibagi dalam 5 titik sampling yaitu stasiun A Menjangan Kecil, Stasiun B Legon Goprak, Stasiun C Karang Gumuk, Stasiun D Alang-alang, dan Stasiun E Mrican. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 15 spesies teripang yang termasuk dalam ordo Aspidochirotidae dan 2 famili yaitu 11 spesies dari famili Holothuridae dan 4 spesies dari famili Stichopodidae. Potensi biomassa populasi seluruh spesies yang dimanfaatkan dalam area studi sampai pada kedalaman 10 m, diketahui sebesar 44.641.789 individu dengan nilai potensi leatari (MSY) sebesar 24.590.814 individu per tahun, dengan kuota pengambilan yang diperbolehkan sebesar 20.277.981 individu per tahun. Potensi biomassa populasi spesies yang paling rendah adalah H. scabra, Actinopyga sp, dan A. lecanora masing-masing sebesar 756.594 individu, 756.458 individu, dan 1.134.823 individu, dengan nilai potensi lestari (MSY) masing – masing untuk H. scabra sebesar 378.297 individu per tahun, Actinopyga sp sebesar 567.411 individu per tahun dan A. lecanora sebesar 378.229 individu per tahun, serta dengan kuota pengambilan masing-masing sebesar 302.637individu per tahun, 302.583 individu per tahun, dan 302.583 individu per tahun. Untuk dapat meningkatkan populasi Sumberdaya teripang (Holothurian) di perairan Karimunjawa secara lestari, maka strategi yang dilakukan adalah dengan mengembangkan sifat altruistik positip (responsible optimistic). Kata kunci : teripang, potensi lestari, dan kuota tangkapan