
Pengendalian Hayati Penyakit Hawar Daun Tanaman Kentang Dengan Agens Hayati Jamur-jamur Antagonis Isolat Lokal
Author(s) -
Susiana Purwantisari,
Rejeki Siti Ferniah,
Budi Raharjo
Publication year - 2012
Publication title -
bioma : berkala ilmiah biologi/bioma
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2598-2370
pISSN - 1410-8801
DOI - 10.14710/bioma.10.2.51-57
Subject(s) - biology , horticulture
Penyakit hawar daun tanaman kentang atau yang oleh petani di Kedu, Wonosobo disebut Lodoh merupakanpenyakit yang paling serius di antara penyakit dan hama yang menyerang tanaman kentang di Indonesia. Penyakitlodoh ini disebabkan oleh serangan jamur patogen ganas Phytophthora infestans yang dapat menurunkan produksikentang hingga 90% dari total produksi kentang dalam waktu yang amat singkat. Sampai saat ini kapang patogenpenyebab penyakit busuk batang dan daun tanaman kentang tersebut masih merupakan masalah krusial dan belumada fungisida yang benar-benar efektif terhadap penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan mengoleksi danmengidentifikasi jamur-jamur tanah isolat lokal yang bersifat antagonis terhadap patogen penyebab penyakit busukdaun dan umbi tanaman kentang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab penyakit busuk daun dan umbitanaman kentang di daerah sentra pembibitan tanaman kentang di Kedu Temanggung Jawa Tengah adalahPhytophthora infestans. Terdapat 17 isolat jamur isolat lokal yang dapat diisolasi dari tanah di sentra pembibitantanaman kentang tersebut. Dari 17 isolat jamur ini dapat dikelompokkan menjadi 4 kelompok isolat yang berbedamorfologi koloninya. Pengamatan secara mikroskopis menunjukkan bahwa dari 4 kelompok jamur tanah tersebutadalah dari marga Trichoderma spp, Aspergillus sp, Penicillium sp dan Phytophthora infestans.