
Perbandingan Efektifitas Sefepim dan Seftazidim dalam Pengobatan Sepsis Neonatorum
Author(s) -
RM Indra,
Julniar M. Tasli,
Herman Bermawi
Publication year - 2016
Publication title -
aksi spenduyo : majalah smp negeri 2 mendoyo
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
ISSN - 2338-5022
DOI - 10.14238/sp9.3.2007.213-9
Subject(s) - medicine , gynecology
Latar belakang. Kuman penyebab sepsis neonatorum makin banyak resisten terhadap seftazidim, yangmerupakan monoterapi pilihan. Sefepim dapat menjadi alternatif atau lini kedua karena spektrum lebihluas dan potensi resistensi lebih rendah.Tujuan. Membandingkan efektifitas sefepim dan seftazidim dalam pengobatan sepsis neonatorum.Metode. Dilakukan uji klinis acak tersamar tunggal terhadap 53 neonatus dengan kemungkinanbesar sepsis. Dibandingkan kesembuhan klinis antara neonatus yang mendapat sefepim dan seftazidimserta sensitivitas in-vitro obat. Analisis terpisah dilakukan terhadap 36 subkelompok subjek biakanpositif.Hasil. Angka kesembuhan kelompok sefepim adalah 84% (21/25), sedangkan pada kelompok seftazidim78,6% (22/28) (p=0,441). Pada subkelompok biakan positif ditemukan proporsi kesembuhan sama,yaitu masing-masing 14 dari 18 (77,8%; p=0,655). Pada uji sensitivitas in-vitro terhadap 36 isolat, yangsensitif terhadap sefepim dan seftazidim masing-masing 69,4% dan 50% (p=0,016).Kesimpulan. Meski pola sensitivitas kuman terhadap sefepim lebih baik, angka kesembuhan klinis tidakberbeda. Sefepim belum dapat direkomendasikan di atas seftazidim dalam pengobatan sepsis neonatorum.