
Kadar Svcam-1 pada Penderita Sindrom Nefrotik Kambuh
Author(s) -
Nanan Sekarwana
Publication year - 2016
Publication title -
aksi spenduyo : majalah smp negeri 2 mendoyo
Language(s) - Turkish
Resource type - Journals
ISSN - 2338-5022
DOI - 10.14238/sp9.3.2007.163-6
Subject(s) - gynecology , medicine
Latar belakang. Sindrom nefrotik pada anak umumnya sensitif terhadap pengobatan, walaupun demikian60%–80% akan mengalami kekambuhan; 20% jenis kambuh jarang, 40% jenis kambuh sering. Prognosispada sindrom nefrotik kambuh sering kurang baik dikaitkan dengan peningkatan kadar profil lemak kecualiHDL. Untuk petanda aterosklerosis dapat digunakan kadar VCAM-1 dalam serum. Dengan meningkatnyakadar profil lemak pada anak dengan sindrom nefrotik, muncul pertanyaan apakah anak dengan sindromnefrotik juga memiliki risiko menderita aterosklerosis.Tujuan. Mengetahui kadar sVCAM-1 pada sindrom nefrotik kambuh sering dibandingkan dengan sindromnefrotik kambuh jarang dan anak sehat.Metode. Penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada 29 anak dengan sindromnefrotik kambuh jarang, 21 anak dengan sindrom nefrotik kambuh sering dan 50 anak sehat.Hasil. Rerata sVCAM-1 masing-masing pada sindrom nefrotik jenis kambuh sering, kambuh jarang dankontrol 871,01; 1038,31 dan 715,30 ng/dl.Kesimpulan. Terdapat perbedaan kadar sVCAM yang bermakna pada ketiga kelompok (F=22,43;p.<0,001). Jenis sindrom nefrotik, baik kambuh sering maupun kambuh jarang, tidak mempunyai kontribusiyang besar terhadap kadar sVCAM-1 (adjusted R2 8,9%), walaupun diketahui bahwa prognosis sindromnefrotik kambuh sering lebih buruk dibandingkan dengan kambuh jarang karena adanya faktor risikoaterosklerosis yang berulang.