Gambaran Epidemiologi Infeksi Nosokomial Aliran Darah pada Bayi Baru Lahir
Author(s) -
Fatima Safira Alatas,
Hindra Irawan Satari,
Imral Chair,
Rinawati Rohsiswatmo,
Zakiudin Munasir,
Endang Windiastuti
Publication year - 2016
Publication title -
sari pediatri
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2338-5022
DOI - 10.14238/sp9.2.2007.80-6
Subject(s) - medicine , humanities , baru , geography , art , archaeology , islam
Latar belakang. Infeksi nosokomial (IN) pada bayi baru lahir sampai saat ini masih merupakan masalahserius di setiap rumah sakit karena dapat meningkatkan morbiditas, mortalitas, lama dan biaya rumahsakit serta risiko kecacatan pada bayi yang terinfeksi.Tujuan penelitian. Mengetahui gambaran epidemiologi, pola kuman dan resistensi mikroorganisme penyebabIN aliran darah (INAD) pada bayi baru lahir di ruang rawat Divisi Perinatologi Departemen IKA RSCM.Metode. Penelitian ini merupakan penelitian prospektif deskriptif dengan desain studi seksi silang diruang rawat Divisi Perinatologi IKA RSCM.Hasil. Insidens INAD pada bayi baru lahir yaitu 34,8 infeksi per 100 pasien baru atau 50 infeksi per 1000kelahiran dengan case fatality rate 27,4% dari seluruh kasus INAD (2) Infeksi bakteri gram negatif (GN)merupakan bakteri terbanyak dengan kuman terbanyak Acinetobacter calcoaceticus 28,8% (3) Sensitivitasbakteri GN terhadap antibiotika lini pertama dan kedua rendah sedangkan lini ketiga yaitu meropenemdan lini keempat yaitu siprofloksasin cukup baik yaitu masing-masing 66,67 – 100%.Kesimpulan. Angka kejadian dan case fatality rate INAD pada bayi baru lahir masih cukup tinggi. Infeksibakteri gram negatif masih merupakan penyebab terbanyak
Accelerating Research
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom
Address
John Eccles HouseRobert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom