z-logo
open-access-imgOpen Access
Esofagitis Refluks Pada Anak
Author(s) -
Badriul Hegar,
R. Lia Mulyani
Publication year - 2016
Publication title -
aksi spenduyo : majalah smp negeri 2 mendoyo
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2338-5022
DOI - 10.14238/sp8.1.2006.43-53
Subject(s) - gynecology , medicine
Esofagitis refluks adalah proses inflamasi pada esofagus akibat refluks gastroesofagus.Toksisitas isi refluks, frekuensi, durasi episode refluks, dan resistensi esofagus terhadapisi refluks merupakan faktor yang berperan terhadap kejadian esofagitis. Gejala klinisesofagitis refluks tidak spesifik. Pada bayi sering terlihat muntah disertai gejala klinisiritabel, tidur tidak nyaman, menolak makan, dan gagal tumbuh, sedangkan pada anakyang lebih besar didapatkan keluhan heartburn dan nyeri epigastrium. Esofagitis tersebarsecara ‘patchy’ dan tidak merata sehingga ketelitian pemeriksaan sangat diperlukan.Secara makroskopis mukosa esofagus dapat terlihat hiperemis, erosi, atau ulkus, sedangkanpada patologi anatomi terlihat gambaran hiperplasia membran basal dengan papila yangmemanjang. Antagonis reseptor H2 dan inhibitor pompa proton (IPP) telah digunakansecara luas untuk terapi esofagitis. Efek jangka pendek, jangka panjang, dan pencegahanrelaps obat-obat tersebut memperlihatkan hasil yang memuaskan, walaupun beberapadata menunjukkan keunggulan IPP dibanding antagonis reseptor H2.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here