z-logo
open-access-imgOpen Access
Eosinofil Mukosa Hidung Sebagai Uji Diagnostik Rinitis Alergi pada Anak
Author(s) -
Johnny Sugiarto
Publication year - 2016
Publication title -
aksi spenduyo : majalah smp negeri 2 mendoyo
Language(s) - Vietnamese
Resource type - Journals
ISSN - 2338-5022
DOI - 10.14238/sp7.4.2006.194-9
Subject(s) - medicine , gynecology
Latar belakang. Diagnosis dini rinitis alergi (RA) pada anak merupakan hal yang penting.Tujuan. Untuk mengetahui nilai diagnostik eosinofil mukosa hidung sebagai ujidiagnostik RA pada anak.Metoda. Penelitian potong lintang dari Maret –Juni 2005. Populasi anak berusia 6 -15 tahun. Sampel yang memenuhi kriteria dilakukan pengambilan kerokan mukosahidung dan tes tusuk kulit (TTK) terhadap alergen inhalan. Diagnosis RA bila dijumpaigejala dan tanda rinitis berupa bersin, hidung gatal, rinore dan hidung tersumbat denganTTK positif terhadap minimal satu alergen inhalan.Hasil. Tujuh puluh lima sampel yang memenuhi kriteria, 66 (88%) anak dengan RA.Hasil analisis statistik ROC menunjukkan bahwa pada titik potong =2,15, eosinofilmukosa hidung mempunyai akurasi paling tinggi untuk mendiagnosa RA dengansensitivitas 97%, spesifisitas 88,9%, nilai duga positif 98,5% serta nilai duga negatif80,0%.Kesimpulan. Dengan menggunakan titik potong =2,15 eosinofil mukosa hidung dapatdigunakan sebagai salah satu alat bantu uji diagnostik RA pada anak dengan akurasidiagnostik yang cukup baik.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here