
Sindrom Wolff Parkinson White
Author(s) -
Sri Endah Rahayuningsih
Publication year - 2016
Publication title -
aksi spenduyo : majalah smp negeri 2 mendoyo
Language(s) - Uncategorized
Resource type - Journals
ISSN - 2338-5022
DOI - 10.14238/sp7.2.2005.73-6
Subject(s) - gynecology , medicine
Dilaporkan satu kasus sindrom Wolff-Parkinson-White pada anak laki-laki usia 9 tahunyang datang dengan keluhan utama palpitasi disertai nyeri dada. Elektrokardiogrampada awal masuk rumah sakit memperlihatkan frekuensi QRS 231 kali per menit (N :60-100 x/m), gelombang P tersembunyi dalam gelombang T denyut sebelumnya, durasiQRS memanjang dan terdapat gelombang delta yang menunjukkan terdapat takikardiasupraventrikular dengan aberrant conduction. Penderita mendapat pengobatan awalstimulasi vagal, tetapi tidak berhasil sehingga dilanjutkan dengan pemberian sotalol 3 x25 mg per oral. Evaluasi elektrokardiogram menunjukkan irama sinus dengan gelombangdelta yang sesuai dengan sindrom Wollf Parkinson White yaitu adanya perubahanfrekuensi jantung menjadi 80-90 x/menit, tampak gelombang T dan P dengan intervalPR memendek, durasi QRS melebar, dan terdapat gelombang delta. Prognosis pasienbaik karena pada pengamatan elektrokardiografi tiap 24 jam terlihat irama jantungkembali menjadi irama sinus.