z-logo
open-access-imgOpen Access
Purpura Henoch-Schönlein
Author(s) -
Susiana Tendean,
Sjawitri P Siregar
Publication year - 2016
Publication title -
aksi spenduyo : majalah smp negeri 2 mendoyo
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2338-5022
DOI - 10.14238/sp7.1.2005.45-9
Subject(s) - medicine , gynecology
Purpura Henoch-Schönlein (PHS) atau disebut juga sebagai purpura anafilaktoid adalahsindrom klinis yang disebabkan oleh vaskulitis pembuluh darah kecil sistemik. Penyakitini ditandai oleh lesi kulit spesifik berupa purpura nontrombositopenik, artritis, nyeriperut dan perdarahan saluran cerna, serta dapat pula disertai nefritis.1-6 Kelainan inidapat mengenai semua usia, tetapi sebagian besar terjadi pada anak usia antara 2 - 11tahun, lebih sering terjadi pada anak laki-laki dibandingkan anak perempuan denganperbandingan 1,5 : 1. Insidens kelainan ini rata-rata 14 per 100.000 populasi.2-4 DiagnosisPHS dapat ditegakkan berdasarkan gambaran klinis saja yaitu dengan ditemukannyapurpura yang dapat diraba terutama di bokong dan ekstremitas bawah, dengan salahsatu gejala berikut yaitu nyeri perut disertai atau tanpa perdarahan saluran cerna, artritis,hematuria atau nefritis.4,5 Di Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUPN dr CiptoMangunkusumo (RSCM) ditemukan 23 kasus PHS dalam kurun waktu 5 tahun (1998-2003), terdiri dari 5 anak laki-laki dan 18 anak perempuan.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here