
Pola Penyakit Malaria pada Anak Di RSU Manna, Bengkulu Selatan
Author(s) -
Hindra Irawan Satari
Publication year - 2016
Publication title -
aksi spenduyo : majalah smp negeri 2 mendoyo
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2338-5022
DOI - 10.14238/sp4.3.2002.141-6
Subject(s) - medicine , gynecology
Penyakit malaria sampai saat ini masih merupakan masalah kesehatan yang perludiperhatikan di negara kita, karena penyakit ini masih termasuk dalam kelompok limabesar pola penyakit anak di Puskesmas, demikian pula di Rumah Sakit Umum MannaBengkulu Selatan. Untuk mengetahui pola penyakit malaria pada anak yang di rawatRSU Manna, dilakukan penelitian retrospektif dari dokumen medik pasien yang dirawatdari tanggal 1 Januari 1990 sampai dengan 31 Desember 1992. Dalam kurun waktutersebut telah dirawat 122 anak pasien malaria, tetapi dari jumlah tersebut hanya 68pasien (55,7%) yang memenuhi syarat penelitian yang terdiri atas 41 pasien anak laki-laki(60,3%) dan 27 pasien anak perempuan (39,7%). Semua pasien diobati sesuai denganpedoman pengobatan yang dikeluarkan oleh Departemen Kesehatan R.I. Empat pasiendi antaranya meninggal dunia (5,9%). Kelompok umur yang terbanyak adalah kelompokumur 1-4 tahun (38,2%), sedangkan parasit penyebab terbanyak adalah Plasmodiumvivax (58,8%). Manifestasi klinis adalah demam (100%), diikuti oleh muntah (39,7%),sedangkan menggigil bukan merupakan gejala yang terbanyak (32,3%). Hepatomegalidan mencret ditemukan pada 33,9% pasien, sedangkan splenomegali didapatkan pada8,7% pasien. Pada penelitian ini tampak pedoman pengobatan dari DepartemenKesehatan R.I. masih menunjukkan hasil yang baik.