
Tinggi Badan dan Usia Tulang Sindrom Nefrotik yang Mendapat Terapi Steroid Jangka Panjang
Author(s) -
Ketut Dewi Kumara Wati,
Ketut Suarta,
Soetjiningsih Soetjiningsih
Publication year - 2016
Publication title -
aksi spenduyo : majalah smp negeri 2 mendoyo
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2338-5022
DOI - 10.14238/sp4.2.2002.83-7
Subject(s) - gynecology , medicine , physics
Pasien SN anak akan sering mendapat steroid yang memiliki efek samping seperti obesitas,penekanan pertumbuhan, hipertensi serta osteoporosis Tujuan Penelitian untuk menilaitinggi badan dan usia tulang pasien sindrom nefrotik yang mendapat terapi steroidjangka panjang dan mengetahui hubungannya dengan dosis kumulatif, lama terapi danjumlah frekuensi. Retrospektif, deskriptif analitik, dengan subjek pasien sindrom nefrotikyang dirawat di Laboratorium Ilmu Kesehatan Anak RSUP Denpasar antara 1 Januari1998 hingga 31 Juli 2000. Data diambil dari rekam medik sedangkan penentuan tinggibadan dan usia tulang dilakukan saat penelitian. Analisis regresi linier dilakukan untukmelihat hubungan antara tinggi badan dan usia tulang dengan dosis kumulatif, lamaterapi, serta jumlah relaps. Kemaknaan ditentukan dengan p 0.05). Usia tulang tidak mempunyaihubungan, baik dengan dosis steroid kumulatif, lama terapi, maupun jumlah relaps(r=0.39, p>0.05). Tinggi badan dan usia tulang pasien sindrom nefrotik pada penelitianini tidak mempunyai hubungan dengan dosis kumulatif dan lama terapi steroid, maupunjumlah relaps.