z-logo
open-access-imgOpen Access
Defisiensi Asam Folat
Author(s) -
Helena Anneke Tangkilisan,
Debby Rumbajan
Publication year - 2016
Publication title -
aksi spenduyo : majalah smp negeri 2 mendoyo
Language(s) - English
Resource type - Journals
ISSN - 2338-5022
DOI - 10.14238/sp4.1.2002.21-5
Subject(s) - traditional medicine , medicine
Asam folat adalah salah satu vitamin, termasuk dalam kelompok vitamin B, merupakansalah satu unsur penting dalam sintesis DNA (deoxyribo nucleic acid). Unsur inidiperlukan sebagai koenzim dalam sintesis pirimidin. Kebutuhan meningkat pada saatterjadi peningkatan pembentukan sel seperti pada kehamilan, keganasan dan bayiprematur. Anemia megaloblastik merupakan manifestasi paling khas untuk defisiensiasam folat, walaupun ternyata defisiensi asam folat dapat menyebabkan kelainan-kelainanyang berat mengenai jaringan non hemopoetik. Kelainan ini bahkan sudah bermanifestasisebagai kelainan kongenital yaitu neural tube defect (NTD). Defisiensi asam folat jugamengakibatkan peningkatan homosistenin plasma (hiperhomosisteinemia) yang dianggapsebagai salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular berupa aterosklerosis. Mengingatbesarnya risiko akibat defisiensi folat, FDA (Food and Drug Administration)menganjurkan fortifikasi folat pada makanan yang banyak dikonsumsi sehari-hari olehmasyarakat seperti susu, dengan upaya menurunkan angka prevalensi defisiensi folat.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here