z-logo
open-access-imgOpen Access
Bayi Terlahir Dari Ibu Pengidap Hepatitis B
Author(s) -
Purnamawati S. Pujiarto,
Zuraida Zulkarnain,
Yulfina Bisanto,
Hanifah Oswari
Publication year - 2016
Publication title -
sari pediatri
Language(s) - Uzbek
Resource type - Journals
ISSN - 2338-5022
DOI - 10.14238/sp2.1.2000.48-9
Subject(s) - humanities , medicine , art
Indonesia adalah negara endemis tinggihepatitis B dengan prevalensi HBsAg positifdi populasi antara 7 – 10%. Pada kondisiseperti ini, transmisi vertikal dari ibu ke bayimemegang peran penting. Di lain pihak, terdapatperbedaan natural history antara infeksi hepatitis B yangterjadi pada awal kehidupan dengan infeksi hepatitisB yang terjadi pada masa dewasa. Infeksi yang terjadisejak awal kehidupan atau bahkan sejak dalamkandungan, membawa risiko kronisitas sebesar 80 –90%. Infeksi pada masa dewasa yang disebabkan olehtransmisi horisontal, mempunyai risiko kronisitashanya sebesar 5%.1,2Berdasarkan imunopatogenesis hepatitis B, infeksikronik pada anak umumnya bersifat asimtomatik. Disatu pihak, yang bersangkutan tidak menyadari bahwadirinya sakit. Di lain pihak, individu tersebut potensialsebagai sumber penularan.2Dalam rangka memotong transmisi infeksihepatitis B maka kunci utama adalah imunisasihepatitis B segera setelah lahir, secara universal,terhadap semua bayi baru lahir di Indonesia. Makalahini akan membahas tatalaksana terhadap bayi yang lahirdari ibu mengidap/menderita hepatitis B kronik.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here
Accelerating Research

Address

John Eccles House
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom