
Pengaruh Pemberian Probiotik pada Anak dengan Dermatitis Atopik Terhadap Kadar Imunoglobulin E Total
Author(s) -
Ardentry Sumobaskoro,
Ganung Harsono,
Bambang Soebagyo
Publication year - 2017
Publication title -
sari pediatri/sari pediatri
Language(s) - Slovenian
Resource type - Journals
eISSN - 2338-5030
pISSN - 0854-7823
DOI - 10.14238/sp19.2.2017.71-5
Subject(s) - physics , medicine
Latar belakang. Dermatitis atopik merupakan penyakit kulit yang memberikan reaksi kulit yang didasari oleh imunoglobulin E (IgE) dan mempunyai kecenderungan menderita asma, rinitis, atau keduanya di kemudian hari. Pemberian probiotik merupakan upaya perbaikan homeostasis sistem biologis penderita yang ditujukan pada imunomodulasi respon imun dengan menyeimbangkan respon imun Thelper 1(Th1) dan Th2 sehingga diharapkan terjadi penurunan kadar IgE total.Tujuan. Menganalisis pengaruh pemberian probiotik pada anak dengan dermatitis atopik terhadap kadar imunoglobulin E total. Metode. Uji klinis dengan randomisasi dilakukan pada bulan Oktober 2016–Maret 2017 di Surakarta (Jawa Tengah) dan Depok (Jawa Barat). Sebanyak 48 anak usia 9-15 tahun dengan dermatitis atopik diambil secara konsekutif dibagi dalam kelompok kontrol dan kelompok perlakuan (probiotik). Data dianalisis menggunakan uji t independen dan Mann Whitney dengan program SPSS 17.0.Hasil. Terdapat perbedaan yang signifikan perubahan IgE total antara kelompok pasien dengan probiotik dan plasebo. Kadar IgE total pada kelompok probiotik mengalami penurunan yang lebih banyak dibandingkan dengan plasebo; penurunan kadar IgE total kelompok perlakuan (probiotik) dengan mean -89.76 + 357.66 dan kelompok kontrol (plasebo) 91,53 +474,75 nilai p=0,010. Kesimpulan. Terdapat pengaruh pemberian probiotik pada anak dengan dermatitis atopik terhadap kadar imunoglobulin E total.