z-logo
open-access-imgOpen Access
Pendidikan Seks Dalam Islam Berbasis Komunikasi Orangtua-Anak: Langkah Pencegahan LGBT Pada Anak
Author(s) -
Dewi Eko Wati
Publication year - 2020
Publication title -
wacana/wacana
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2716-1625
pISSN - 2085-0514
DOI - 10.13057/wacana.v12i2.173
Subject(s) - humanities , psychology , art
AbstrakPembahasan artikel ini dibatasi pada LGBT ditinjau dari sisi psikologi dan agama. Tujuan penulisan artikel ini untuk memberikan wawasan khususnya kepada orangtua mengenai pentingnya hubungan yang hangat dan harmonis antara orangtua dan anak sebagai upaya pencegahan LGBT melalui penanaman pendidikan seks pada anak dalam tinjauan agama Islam. Metode yang digunakan ialah kajian literatur. Dari tinjauan agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengharamkan perilaku LGBT karena merupakan kejahatan yang dapat menimbulkan penyakit yang berbahaya bagi kesehatan seperti sifilis, hepatitis B, dan HIV/AIDS. Dari tinjauan psikologi, LGBT bisa mengganggu kesejahteraan psikologis seseorang. Oleh karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan sejak dini dimulai dari keluarga yaitu orangtua melalui pendidikan seks yang tepat.  Penanaman pendidikan seks terhadap anak harus dilakukan dalam hubungan orangtua dan anak yang hangat dan harmonis agar anak mampu menerimanya dengan baik. Komunikasi orangtua-anak yang didasarkan pada kepercayaan dan keterbukaan menjadi kunci dalam melakukan pendidikan seks yang nyaman bagi anak.Kata kunci: pendidikan seks, komunikasi, orangtua-anak, LGBT

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here