z-logo
open-access-imgOpen Access
Konfigurasi Cekungan Barito Kalimantan Selatan Berdasarkan Analisis Data Gayaberat
Author(s) -
Eddy Mirnanda
Publication year - 2020
Publication title -
indonesian journal of applied physics
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2477-6416
pISSN - 2089-0133
DOI - 10.13057/ijap.v10i2.27076
Subject(s) - physics
Cekungan Barito agak lonjong dengan poros utama berarah Timurlaut - Baratdaya. Penampang cekungan tidak simetris, sayap bagian timur terjal sedang sayap barat relatip datar. Tepat di bagian poros utama cekungan dengan nilai anomali sekitar -25 mGal, batuan dasar Granit sebagai batuan dasar berumur pra-Tersier mencapai kedalaman kurang lebih 11 km di bawah permukaan. Di bagian cekungan ini, diisi batuan sedimen Tersier Tua setebal 5 km dan sedimen Tersier Muda diatasnya setebal 6 km. Ke arah timur sedimen Tersier Muda makin menipis dan diakhiri oleh kemunculan sedimen Tersier Tua akibat seretan intrusi batuan beku. Ke arah barat, nilai anomali gayaberat Bouguer naik secara perlahan mencapai +40 mGal, kemungkinan batuan dasar Granit makin mendekati permukaan sekitar 6 sampai 7 km, diatasnya ditindih oleh sedimen Tersier Tua dengan tebal 5 km yang tertutup oleh sedimen Tersier Muda setebal 1 sampai 2 km. Berdasarkan analisis model rapat massa bawah permukaan diperoleh bahwa sedimen berumur Tersier dan pra-Tersier dengan rapatmassa masing-masing 2,20 gr/cm 3 dan 2,40 gr/cm 3 merupakan lapisan paling atas, kemudian disusul oleh batuan dengan rapatmassa 2,68 gr/cm 3 sebagai cerminan batuan dasar Granitik dan 3,10 gr/cm 3 mewakili Mantel Atas. Selain itu batuan Ultrabasa yang tersingkap di bagian pegunungan Meratus yang memiliki rapatmassa 2,90 gr/cm 3 yang menumpang di atas batuan Granitik dan diterobos oleh batuan intrusi Granit dengan rapatmassa 2,72 gr/cm 3 .

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here
Accelerating Research

Address

John Eccles House
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom