PENGEMBANGAN POTENSI INDIGOFERA DENGAN PROSES KOMBINASI FERMENTASI AEROB-ANAEROB SEBAGAI ZAT WARNA ALAMI BATIK
Author(s) -
Azafilmi Hakiim,
Dessy Agustina Sari,
Vita Efelina
Publication year - 2019
Publication title -
journal of chemical process engineering
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2655-2957
pISSN - 2527-4457
DOI - 10.33536/jcpe.v3i2.255
Subject(s) - physics , food science , traditional medicine , horticulture , chemistry , biology , medicine
Teknik pewarnaan kain batik dapat dilakukan dengan zat warna sintetik atau zat warna alam (ZWA). Keberadaan banyaknya permintaan konsumen, mampu menggerser keberadaan zat warna alam. Keunggulan zat warna sintetik antara lain memberikan keuntungan ekonomi, efisiensi waktu dan warna yang dihasilkan beragam. Kelemahan penggunaan zat warna sintetik adalah dampak lingkungan yang dihasilkan. Kandungan bahan sintetik sukar diuraikan sehingga perlu diupayakan kembali penggunaan ZWA . Salah satunya berasal dari tanaman perdu yaitu indigofera tinctoria. Tujuan penelitian ini adalah sejauh mana pengaruh konsentrasi daun indigofera pada beda perlakuan proses fermentasi (aerob dan anaerob) dan perlakuan penggunaan fiksasi terhadap daya tahan pencucian, daya tawahan luntur dan daya tahan sinar matahari.Bahan baku sampel yaitu kain katun dan sutera yang dicelup dengan ZWA fermentasi indigofera pada konsentrasi daun indigo 1kg/5L dan 1kg/10L, kemudian dilanjutkan dengan pencelupan fiksasi/non fiksasi sebagai variable bebas dan variable terikat adalah uji daya tahan. Hasil uji ketahanan daya tahan pencucian, daya tahan luntur dan daya tahan sinar mtahari menunjukkan bahwa penggunaan konsentrasi memiliki kategori nilai yang tidak jauh berbeda. Sedangkan pada variable perlakuan fiksasi/non fiksasi diperoleh kategori nilai terbaik rata-rata pada perlakuan fermetasi aerob
Accelerating Research
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom
Address
John Eccles HouseRobert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom