Klasifikasi Level Non-Proliferatif Retinopati Diabetik Dengan Ensemble Convolutional Neural Network
Author(s) -
Ruvita Faurina,
Endina Putri Purwandari,
Mario Tiara Pratama,
Indra Agustian
Publication year - 2021
Publication title -
pseudocode
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2655-1845
pISSN - 2355-5920
DOI - 10.33369/pseudocode.8.1.1-10
Subject(s) - artificial intelligence , convolutional neural network , pattern recognition (psychology) , computer science , physics
Penelitian ini mengusulkan algoritma CNN ensemble classifier untuk klasifikasi level non-proliferatif Retinopati diabetik. Penelitian ini menggunakan metode transfer learning feature-extraction , dan membandingkannya dengan fine-tuning . Pada lapisan pertama lapisan klasifikasi, dibandingkan penggunaan lapisan GAP dan Flatten dengan menggunakan metode dropout . Mode terbaik digunakan sebagai mode final klasifikasi. Arsitektur yang digunakan adalah DenseNet201, InceptionV3 dan MobileNetV2, Masing-masing model diuji dengan optimasi SGD dan ADAM. Keputusan prediksi diambil berdasarkan metode average voting . Hasil pengujian masing-masing arsitektur menunjukkan hasil terbaik adalah fine tuning , GAP, dan optimasi ADAM. Model final fine-tuning DenseNet201, InceptionV3 dan MobileNetV2 dapat mengklasfikasi level retinopati diabetik dengan akurasi pada data uji masing-masing 93%, 94% dan 89%. Sedangkan performa klasifikasi model ensemble untuk masing-masing kelas memiliki akurasi terendah 95,6% dan F1-Score terendah 91.3%. K ata Kunci: retinopati diabetik, deep learning , convolutional neural network , ensemble classifier , DenseNet201, InceptionV3, MobileNetV2.
Accelerating Research
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom
Address
John Eccles HouseRobert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom