TANTRISME DI DALAM AGURON GURON KAWIKON BUDHA PAKSA DI GRIA BUDAKELING
Author(s) -
Ida Made Santi Utama,
I Wayan Suka Yasa,
I Wayan Budi Utama
Publication year - 2019
Publication title -
dharmasmrti jurnal ilmu agama dan kebudayaan
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2620-827X
pISSN - 1693-0304
DOI - 10.32795/ds.v10i1.331
Subject(s) - humanities , physics , philosophy , theology
Artikel ini membahas tentang Tantrisme di dalam aguron-guron kawikon budha paksa di Gria Budakeling. Tantrisme dalam aguron-guron kawikon budha paksa merupakan inti dari ajaran kependetaan dari mazhab budha wajrayana, yang telah berlangsung sejak jaman dahulu serta diwarisi dan dipertahankan secara turun temurun oleh keturunan dari keluarga Gria Budakeling yang merupan keturunan dari Dang Hyang Astapaka seorang Pendeta Budha Kasogatan. Sebagai sebuah system perguruan kependetaan budha paksa, kitab Sang Hyang Kamahayanikan merupakan pegangan utama ditambah kitab-kitab dari siwa paksa seperti kitab silakramaning aguron-guron, silakrama, vrati sesana, siwa sesana dan lain-lain. Kitab Sang Hyang Kamahayanikan merupakan kitab kuno yang bersifat Tantris. Memuat ajaran filsafat jalan pembebasan, materi kependetaan serta tata aturan hubungan Guru/Nabe dan murid kerohaniannya.
Accelerating Research
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom
Address
John Eccles HouseRobert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom