PENGEMBANGAN STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) PANGAN FUNGSIONAL UNTUK MENGURANGI RESIKO OBESITAS
Author(s) -
Danar Agus Susanto,
Ajun Tri Setyoko,
Singgih Herjanto,
Arief Eko Prasetiyo
Publication year - 2019
Publication title -
jurnal standardisasi
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2337-5833
pISSN - 1411-0822
DOI - 10.31153/js.v21i1.734
Subject(s) - physics , humanities , philosophy
Perbaikan tingkat kesejahteraan telah mengakibatkan meningkatnya berbagai macam penyakit degeneratif, salah satunya obesitas. Telah dipercayai bahwa bahwa pangan fungsional dapat mencegah atau menurunkan kemungkinan terjadinya obesitas. Pangan fungsional sangat prospektif untuk dikembangkan di Indonesia, juga mempunyai peluang dalam perdagangan ekspor. Pengembangan pangan fungsional perlu didukung dengan jaminan kualitas, keberterimaan dan perlindungan produk melalui penerapan standardisasi. Saat ini belum ada regulasi dan Standar Nasional Indonesia (SNI) pangan fungsional yang dapat digunakan untuk landasan pengembangan pangan fungsional. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan Standar Nasional Indonesia (SNI) pangan fungsional untuk membantu mengurangi resiko obesitas. Penelitian ini menggunakan metode Framework for Analysis, comparison, and Testing of Standards /FACTS. Hasil penelitian ini adalah usulan parameter standar pangan fungsional untuk membantu mencegah resiko obesitas yang meliputi 36 variabel parameter yang dirangkum dan dikelompokkan dalam 6 faktor utama yaitu 1.) Faktor Metode pembuatan pangan fungsional 2.) Faktor komponen dan manfaat pangan fungsional untuk membantu mengurangi resiko obesitas 3.) Faktor bentuk dan pola makan pangan fungsional 4.) Bukti khasiat pangan fungsional 5.) Faktor label dalam kemasan pangan fungsional 6.) Faktor parameter kualitas dan keamanan pangan fungsional. Variabel komposisi utama dan faktor kualitas pangan fungsional untuk membantu mencegah resiko obesitas ditentukan berdasarkan parameter total kalori (maksimal 1200 kkal), total karbohidrat (maksimal 360 kkal), protein (minimal 480 kkal), lemak (maksimal 360 kkal) dan serat (minimal 72 kkal).
Accelerating Research
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom
Address
John Eccles HouseRobert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom