z-logo
open-access-imgOpen Access
Refleksi Kedaulatan Negara dalam Penegakan Hukum Sumber Daya Alam Hayati di Zona Ekonomi Eksklusif
Author(s) -
Andriani Wahyuningtyas Novitasari
Publication year - 2021
Publication title -
jurnal konstitusi
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2548-1657
pISSN - 1829-7706
DOI - 10.31078/jk17410
Subject(s) - exclusive economic zone , natural resource , sovereignty , enforcement , united nations convention on the law of the sea , political science , law of the sea , territorial waters , geography , exploitation of natural resources , international law , law , environmental protection , business , municipal law , politics
AbstrakRezime hukum internasional tentang ZEE telah dikembangkan oleh masyarakat internasional melalui Konferensi PBB tentang Hukum Laut Ketiga dan praktek negara (state practice) dimaksudkan untuk melindungi kepentingan negara pantai dari bahaya dihabiskannya sumber daya alam hayati oleh kegiatan – kegiatan perikanan berdasarkan rezime laut bebas. Di samping itu ZEE juga dimaksudkan untuk melindungi kepentingan-kepentingan negara pantai d bidang pelestarian lingkungan laut serta penelitian ilmiah kelautan dalam rangka menopang pemanfaatan sumber daya alam di zona tersebut. Konvensi PBB tentang Hukum Laut ini memberikan kepada Indonesia sebagai negara pantai berdaulat untuk mengeksplorasi dan mengeksploitasi sumber daya alam di ZEE dan yuridiksi yang berkaitan dengan pelaksanaan hak berdaulat tersebut. Untuk itu diperlukan suatu penegakan hukum yang terpadu dalam upaya melestarikan sumber daya alam hayati di ZEE Indonesia. Dengan menggunakan metode penulisan hukum mormatif, penelitian ini menganalisis bagaimana konsep penegakan hukum sumber daya alam hayati di ZEE Indonesia berdasarkan berbagai peraturan perundang-undangan.AbstractThe international law regime on EEZ has been developed by the international community through the United Nations Conference on and state practices. This regime is intended to protect the interests of coastal states from the danger of being depleted of biological natural resources by fishing activities based on the free sea regime. In addition, the EEZ is also intended to protect the interests of the coastal state in the field of marine environment conservation as well as marine scientific research in order to support the use of natural resources in the zone. UNCLOS gives sovereign rights to Indonesia as a coastal state to explore and exploit natural resources in the EEZ as well as jurisdictions relating to the exercise of these sovereign rights. For that reason needs integrated law enforcement an effort to conserve living natural resources in ZEE Indonesia. By using the normative legal writing method, this study describes how the concept of law enforcement of living natural resources in Indonesia's EEZ based on various laws and regulations.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here
Accelerating Research

Address

John Eccles House
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom