PERBANDINGAN UJI RESISTENSI BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS TERHADAP OBAT ANTIBIOTIK AMPISILIN DAN TETRASIKLIN
Author(s) -
Finnie Luthfia Suheri,
Zulkarnain Agus,
Ivony Fitria
Publication year - 2015
Publication title -
andalas dental journal
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2655-3228
pISSN - 2338-4891
DOI - 10.25077/adj.v3i1.33
Subject(s) - tetracycline , ampicillin , staphylococcus aureus , microbiology and biotechnology , antibiotics , bacteria , staphylococcus , biology , genetics
Latar Belakang : Staphylococcus aureus merupakan salah satu mikroflora normal di rongga mulut, tetapi dapat bersifat patogen dan menimbulkan infeksi jika dipengaruhi faktor predisposisi seperti perubahan kuantitas bakteri dan penurunan daya tahan tubuh host. Salah satu cara untuk mencegahnya yaitu dengan menghambat aktivitas bakteri tersebut dengan menggunakan antibiotik. Antibiotik ampisilin pada golongan Beta Laktam dan antibiotik tetrasiklin pada golongan Tetrasiklin merupakan antibiotik berspektrum luas yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri baik Gram positif maupun Gram negatif. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan menggunakan metode Kirby-Bauer dan menggunakan standar CLSI. Jumlah sampel yang digunakan adalah 16 cakram antibiotik ampisilin dan 16 cakram antibiotik tetrasiklin yang diletakkan pada media MHA yang telah digoreskan bakteri Staphylococcus aureus untuk melihat daya hambatnya. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata zona hambat yang dihasilkan oleh antibiotik ampisilin adalah 36,64 mm, sedangkan antibiotik tetrasiklin adalah 25,58 mm. Hasil uji statistik Independent sample t-test menunjukkan nilai p<0,01. Terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara antibiotik ampisilin dan antibiotik tetrasiklin. Kesimpulan : Antibiotik ampisilin dan antibiotik tetrasiklin dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan kategori sensitif. Antibiotik ampisilin lebih sensitif dan lebih efektif dibandingkan dengan antibiotik tetrasiklin dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Kata kunci : Antibiotik ampisilin, antibiotik tetrasiklin, Staphylococcus aureus, resistensi.
Accelerating Research
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom
Address
John Eccles HouseRobert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom