z-logo
open-access-imgOpen Access
AGAMA LOKAL DI KAWASAN PERBATASAN: KEPERCAYAAN MASADE’ DI KEPULAUAN SANGIHE
Author(s) -
Muhammad Nur Ichsan Azis
Publication year - 2020
Publication title -
kebudayaan
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
eISSN - 2685-8088
pISSN - 1907-5561
DOI - 10.24832/jk.v14i2.298
Subject(s) - humanities , art , political science
Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh kepercayaan dan kebudayaan di Nusantara yang memunculkan kepercayaan lokal di kawasan tertentu. Proses panjang dari hubungan tersebut tidak dapat dilepaskan dari peran para pendatang dan penduduk pribumi. Di Kepulauan Sangihe, pengaruh ini masih terasa sampai sekarang ini. Bahkan dikatakan bahwa pengaruh tersebut bersamaan dengan adanya proses Islamisasi yang dibawa melalui jalur niaga dan politik. Kuatnya pengaruh animisme dan dinamisme berdampak pada penerimaan terhadap ajaran baru, sehingga dilakukan penyesuaian inilah memunculkan aliran kepercayaan lokal, tidak terkecuali di Kepulauan Sangihe, yang dikenal dengan ajaran Masade’. Tulisan ini merupakan tulisan sejarah yang menggunakan metode sejarah dengan pendekatan kebudayaan. Asimilasi dan akulturasi kebudayaan berdampak langsung pada pembentukan pola pikir, praktek, hingga kepercayaan khususnya di masyarakat Kepulauan Sangihe. Tulisan ini menemukan bahwa pengaruh animis dan dinamis di Nusantara berlangsung cukup lama, sehingga agama-agama “samawi” belum dapat diterima “menyeluruh” oleh penduduk setempat, sehingga memunculkan kepercayaan lokal yang terpengaruh dengan ajaran Islam.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here
Accelerating Research

Address

John Eccles House
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom