z-logo
open-access-imgOpen Access
EPIDEMIOLOGICAL STUDY OF INFLUENZA IN JAKARTA AND SURROUNDING AREAS
Author(s) -
Djoko Yuwono,
Rudy Hendro Putranto,
Sehatman Sehatman,
Subangkit Subangkit,
Krisur Ap,
Susilowati Susilowati,
Klino Klino,
Wasiyo Wasiyo,
Santoso Santoso,
Bambang Heriyanto,
Gendrowahyuhono Gendrowahyuhono,
Endang R. Sedyaningsih
Publication year - 2008
Language(s) - English
DOI - 10.22435/bpk.v36i2
Telah dilakukan suatu studi epidemiologi Influenza Like Illness (ILI) berbasis Puskesmas di daerah Jakarta dan sekitarnya (Jabotabek). Penelitian dilaksanakan sejak bulan Agustus 2004 sampai Juli 2006. Populasi adalah penderita ILI, semua kelompok umur. Lokasi penelitian di: Puskesmas Matraman ; Jakarta Timu; Puskesmas Wana herang, Kabupaten Bogor; Puskesmas Ciputat, Kabupaten Tangerang dan Puskesmas Rawa Tembaga, Kotamadia Bekasi. Spesimen berupa usap tenggorok atau usap nasal, ditampung dalam media transport virus (VTM) disimpan dalam termos es dingin (4oC ? 8oC). Dikirim ke laboratorium Virologi Puslitbang Biomedis dan Farmasi. Pengambilan spesimen dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih, pengiriman dilakukan sebulan dua kali pada minggu ke 1 dan minggu ke 3. Selama penelitian telah terkumpul sebanyak 2712 spesimen usap tenggorok dan atau usap nasal, masing-masing 606 spesimen dari Jakarta; 622 dari kabupaten Bogor; 784 dari kabupaten Tangerang dan 700 spesimen dari kota Bekasi. Isolasi virus influenza dilakukan pada biakan sel MDCK (canine kidney); identifikasi isolat diuji terhadap antiserum influenza: sub tipe A/H3N2; A/H1N1 dan tipe B menggunakan uji Hemaglutinasi Inhibisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: ditemukan subtipe A/H1N1 sebanyak 96 isolat dan A/H3N2 sebanyak 124 isolat, sedangkan tipe B sebanyak 12 isolat. Selain itu ditemukan 91 isolat yang belum teridentifikasi dengan antisera yang ada. Hubungan antara umur penderita dan infeksi virus influenza menunjukkan bahwa sebanyak 8.5% anak balita telah terkena infeksi virus influenza. Data ini tidak menggambarkan keadaan influenza yang sebenarnya pada masyarakat, karena 97,0% penderita yang berobat ke Puskesmas adalah anak balita dan hanya 3,0% orang dewasa. Hubungan antara gejala dan isolasi virus menunjukkan bahwa bila dikaitkan dengan hasil isolasi virus influenza maka gejala; batuk 97,21% (314) dan pilek 98,14% (317) serta suhu badan (37,1 ? 38,4C) sebanyak 92,56% (299), merupakan gejala yang dominan ditemukan pada penderita ILI. Hubungan antara iklim dan isolasi virus menunjukkan bahwa insiden influenza terjadi serpanjang tahun dengan adanya peningkatan kasus sekitar bulan Agustus sampai April.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here
Accelerating Research

Address

John Eccles House
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom