z-logo
open-access-imgOpen Access
Persepsi Petani Terhadap Introduksi Inovasi Agens Hayati Melalui Kombinasi Media Demplot dan FFD
Author(s) -
Fauzul Muna Alawiyah,
Edi Dwi Cahyono
Publication year - 2018
Publication title -
jurnal ekonomi pertanian dan agribisnis
Language(s) - Spanish
Resource type - Journals
eISSN - 2614-4670
pISSN - 2598-8174
DOI - 10.21776/ub.jepa.2018.002.01.3
Subject(s) - humanities , political science , art
P raktek p ertanian berkelanjutan membutuhkan introduksi inovasi ramah lingkungan, terutama untuk para petani kecil. Makalah ini menjelaskan tentang pengenalan dan persepsi petani tentang agens hayati , dan plot demonstrasi (demplot) serta farmer field day (FFD) sebagai media dan metoda komunikasi nya . Penelitian dilakukan di Desa Ngranti - Kecamatan Boyolangu (Kabupaten Tulungagung) kepada para anggota kelompok tani jagung yang ikut serta dalam sebuah program yang di inisia si oleh pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode campuran, terdiri dari teknik survei, diskusi kelompok terfokus , dan wawancara mendalam untuk pengumpulan data. Ukuran sampel untuk survei adalah 40 petani, termasuk beberapa petani untuk wawancara mendalam. Pemangku kepentingan (perwakilan Dinas Pertanian, lembaga pengelolaan hama dan penyakit tanaman, tokoh masyarakat setempat, dan beberapa perwakilan universitas) berpartisipasi dalam FFD yang diadakan pada awal waktu panen. Kuesioner digunakan untuk pengumpulan data , berisi pernyataan -pernyataan dengan menggunakan teknik skala Likert untuk mengukur persepsi petani; pedoman pertanyaan juga digunakan selama wawancara mendalam. Dua ahli di bidang pengelolaan penyakit tanaman dan sosio-ekonomi bertindak sebagai narasumber untuk FFD tersebut . Hasil penelitian menunjukkan bahwa demplot dan FFD sangat membantu sebagai media dan metode untuk menginformasikan dan bertukar informasi tentang agen biologis. Skor persepsi rata-rata terkait keuntungan relatif dari agen s hayati adalah tinggi (81 . 7%), karena agen hayati tersebut diyakini dapat mengurangi biaya produksi karena pengurangan penggunaan pupuk kimia dan pestisida. Namun, petani enggan menerapkan agen hayati karena keterbatasan bantuan teknis; dan kesulitan dalam melihat dampak nya secara visual (faktor observa bilitas rendah )

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here
Accelerating Research

Address

John Eccles House
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom