ANGKA KEBUNTINGAN SAPI LOKAL SETELAH DIINDUKSI DENGAN PROTOKOL OVSYNCH (Conception Rates of Local Cows after Induction with Ovsynch Protocols)
Author(s) -
Mefrianti Efendi,
Tongku Nizwan Siregar,
Hamdan Hamdan,
Dasrul Dasrul,
Cut Nila Thasmi,
Razali Razali,
Arman Sayuti,
Budianto Panjaitan
Publication year - 2015
Publication title -
jurnal medika veterinaria
Language(s) - Bosnian
Resource type - Journals
ISSN - 2503-1600
DOI - 10.21157/j.med.vet..v9i2.3804
Subject(s) - estrous cycle , estrus synchronization , artificial insemination , medicine , zoology , pregnancy , pregnancy rate , insemination , gynecology , andrology , biology , sperm , genetics
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh sinkronisasi berahi dengan menggunakan metode ovsynch terhadap angka kebuntingan sapi lokal. Dalam penelitian ini digunakan 10 ekor sapi betina lokal, dengan status tidak bunting dan sehat secara klinis. Seluruh sapi dibagi atas 2 kelompok perlakuan. Kelompok I (K1) disinkronisasi berahi dengan menggunakan PGF2α sebanyak 5 ml secara intramuskular dengan pola penyuntikan ganda dengan interval 10 hari. Kelompok II disinkronisasi dengan menggunakan protokol ovsynch. Protokol ovsynch diawali pada hari ke-0 penyuntikan GnRH dengan dosis 1 ml. Pada hari ke-7 seluruh sapi diinjeksikan PGF2α dengan dosis 2 ml. Selanjutnya pada hari ke-9 diinjeksikan kembali 1 ml GnRH. Perkawinan dilakukan dengan teknik inseminasi buatan, inseminasi dilakukan 24 jam setelah injeksi GnRH terakhir. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok I terdapat 3 ekor sapi (60%) yang bunting, sedangkan kelompok II terdapat 4 ekor (80%) yang bunting. Disimpulkan bahwa sinkronisasi berahi menggunakan protokol ovsynch memberikan angka kebuntingan yang lebih tinggi dibandingkan sinkronisasi berahi dengan PGF2α.
Accelerating Research
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom
Address
John Eccles HouseRobert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom