Strategi Dakwah Santri Dalam Menghadapi Berita Hoax di Media Sosial
Author(s) -
Laila Afifah Tohari,
Uwes Fatoni,
Atjep Muhlis
Publication year - 2020
Publication title -
tabligh jurnal komunikasi dan penyiaran islam
Language(s) - Uzbek
Resource type - Journals
eISSN - 2622-9781
pISSN - 2622-9773
DOI - 10.15575/tabligh.v5i2.1349
Subject(s) - hoax , humanities , political science , art , medicine , alternative medicine , pathology
Tujuan penelitian ini untuk memahami 1). Strategi reduksi santri dalam menghadapi berita hoax di media sosial. 2). Strategi pencapaian yang dilakukan santri dalam menghadapi berita di media sosial. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Metode studi kasus di Pondok Pesantren Mahasiswa Universal yang dilakukan secara intensif, terinci dan mendalam tentang kasus berita hoax yang tersebar di kalangan santri untuk memperoleh pengetahuan mendalam tentang hoax tersebut. kasus berita hoax ini dipilih adalah hal yang aktual (real-life events), yang sedang berlangsung, bukan sesuatu yang sudah lewat. Penelitian ini merujuk kepada teori Faerch and Kasper yang membagi strategi berkomunikasi menjadi dua bagian yaitu strategi reduksi (reduction strategies) dan strategi pencapaian (achievement strategies). Strategi reduksi adalah tindakan santri untuk menghindari berita dengan acuh dan dan tidak peduli. strategi ini dibagi menjadi dua, yaitu: pertama strategi reduksi formal. Dalam strategi ini, santri tidak berhati-hati terhadap berita hoax karena mereka tidak mempunyai kemampuan untuk itu sehingga menyebarkan saja berita hoax dengan sifat yang acuh ke dalam grup santri, dan kedua strategi reduksi fungsional, santri sadar akan keberadaan berita hoax namun ia tetap menyebarkannya tanpa mengetahui hukuman, karena santri tersebut merasa sangat disayangkan jika orang lain tidak membacanya hal ini berdasarkan bahwa kegunaan berita adalah untuk dibaca. Selanjutnya strategi pencapaian (achievement strategy), santri dengan kemampuan yang baik menggunakan strategi pencapaian sehingga dapat membedakan berita hoax, mengkritisinya, mencegahnya serta menghentikannya agar tidak terjebak ke dalam berita hoax. Strategi ini memiliki beberapa bagian. 1). Restructure, yakni santri memiliki kemampuan sendiri untuk mengetahui keberadaan hoax, strategi ini dilakukan untuk dirinya sendiri. 2). Self repair, yakni strategi santri agar tidak mengulangi yang kedua kalinya, berdasrkan pengalaman sebelumnya tentang hoax yang didapati agar bisa mencegahnya. 3). Confirmation check, strategi dilengkapi dengan kemampuan yang baik, setelah struktural dan perbaikan diri, santri memiliki strategi berdasarkan merujuk pada hukum seperti yang tertera di dalam Alquran, MAFINDO, dan Undang-undang.
Accelerating Research
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom
Address
John Eccles HouseRobert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom