Meng-eksistensikan Kembali Budaya Malu dalam Praktik Penipuan Jual Beli Online untuk Meningkatkan Perlindungan Konsumen di Era Revolusi Industri 4.0
Author(s) -
Zulfa ‘Azzah Fadhilika,
Amarru Muftie Holish
Publication year - 2019
Publication title -
lex scientia law review
Language(s) - Italian
Resource type - Journals
ISSN - 2598-9685
DOI - 10.15294/lesrev.v3i2.35397
Subject(s) - art
ABSTRAK Dunia kini telah memasuki era Revolusi Industri 4.0 ditandai dengan penggunaan teknologi disegala bidang. Praktek jual beli sekarang memanfaatkan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di mana masalah utama akan dijelaskan, dan analisis masalah tentang munculnya pembelian online. Pihak berwenang telah melakukan kejahatan sesuai dengan UU ITE yang sering tidak efektif dan tidak memadai. Budaya malu sebagai kearifan lokal di Indonesia sering membuat orang merasa lebih berhati-hati, karena sanksi sosial yang nyata diperoleh oleh pelaku sering menimbulkan efek jera bagi pelaku dan bukan hukuman pidana. Tapi usia budaya yang berkembang malu mulai menghilang di tengah-tengah zaman. RIWAYAT ARTIKEL Article History Diterima : 1 September 2019 Dipublikasi : 25 November 2019
Accelerating Research
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom
Address
John Eccles HouseRobert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom