Karakterisasi Enzim Xilanase dari Isolat Bacillus sp. UJ131 di Hutan Mangrove Margasari Lampung Timur sebagai Kandidat Probiotik
Author(s) -
Sumardi Sumardi,
Salman Farisi,
Christiugroho Ekowati,
Suminta Frida Hairisah
Publication year - 2019
Publication title -
oseanologi dan limnologi di indonesia/oseanologi di indonesia
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2477-328X
pISSN - 0125-9830
DOI - 10.14203/oldi.2019.v4i3.201
Subject(s) - xylanase , xylan , enzyme , enzyme assay , chemistry , xylose , bacteria , food science , biochemistry , biology , fermentation , genetics
Hutan mangrove diketahui memiliki biodiversitas yang tinggi sebagai lokasi yang berpotensi untuk eksplorasi bakteri penghasil enzim, salah satunya enzim xilanase. Xilanase merupakan enzim yang menghidrolisis substrat hemiselulosa kaya xilan. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi dan mengetahui karakter enzim xilanase isolat Bacillus sp. UJ131 yang diisolasi dari udang pasir di hutan mangrove Margasari Lampung Timur. Enzim xilanase diproduksi dari bakteri tersebut dengan menumbuhkan dalam media sea water complete (SWC) cair yang mengandung xylane beechwood . Karakterisasi enzim xilanase meliputi pengaruh pH, suhu, dan ion logam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enzim xilanase ini memiliki waktu optimum 18 jam dengan aktifitas xilanase sebesar 0,18 U/ml, serta bekerja optimum pada pH 6 dan suhu 70°C. Penambahan ion Mn 4+ dan Ca 2+ dapat meningkatkan aktivitas enzim, sebaliknya ion Fe 3+ , Cu 4+ dan Mg 2+ menurunkan aktivitas enzim xilanase. Pada kecepatan reaksi maksimal sebesar 0,25 U/ml, enzim xilanase dapat menghasilkan 1,30 μM xilosa per menit.
Accelerating Research
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom
Address
John Eccles HouseRobert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom