PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA YANG MELAKUKAN SENAM PROLANIS DI PUSKESMAS TAMALANREA KOTA MAKASSAR
Jurnal Ilmiah Keperawatan ImeldaPeer ReviewedSri Darmawan +32021Journals
Latar Belakang: Tingginya prevalensi penderita hipertensi di seluruh dunia meningkat di negara maju dan berkembang, termasuk Indonesia. Olahraga hipertensi merupakan salah satu olahraga yang dapat mengendurkan pembuluh darah. Metode: Desain penelitian eksperimental semu dengan desain time series atau pre dan post. Populasi sebanyak 11 dan menggunakan total sampling, Hasil: berdasarkan observasi yang dilakukan pada pertemuan I, III, V diperoleh hasil perbandingan tekanan darah sistolik sebelum latihan prolanis p = 0,002 <a = 0,05 sedangkan rasio tekanan darah diastolik setelah latihan prolanis p = 0,002 < a = 0,05. Kesimpulan: Ada perubahan tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia hipertensi setelah dan sebelum melakukan senam prolanis. Diharapkan penderita hipertensi dapat berolahraga secara teratur karena dapat membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan kebugaran dan meningkatkan metabolisme tubuh yang dapat mengontrol tekanan darah.
The content you want is available to Zendy users.
Already have an account? Sign inHaving issues? Contact support