Open Access
MANIFESTASI ORAL PADA PASIEN TERINFEKSI VIRUS HIV/AIDS
Sri Ramayanti2019
Acquired immune deficiency syndrome (AIDS) merupakan penyakit epidemi meningkat di seluruh dunia . Kasus pertama AIDS di Indonesia ditemukan pada tahun 1987 di Bali, tetapi penyebaran HIV di Indonesia meningkat setelah tahun 1995 . Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan sampai pada  tahun 2012 ditemukan kasus HIV sebanyak 21.511 orang dan AIDS sebanyak 5.686 orang serta jumlah penderita yang meninggal dunia sebanyak  1.146 orang . Studi pustaka ini bertujuan untuk menggambarkan manifestasi oral pada pasien yang terinfeksi HIV dan penatalaksanaannya. Lesi oral yang paling sering ditemukan pada pasien yang terinfeksi HIV adalah kandidiasis. Lesi oral yang lain yang mungkin ditemukan yaitu necrotizing ulcerative gingivitis, linear gingival erythema, hairy leukoplakia,  sarkoma kaposi, infeksi Herpes Simplek Virus, Recurrent Aphthous Ulcers , Virus Varicella Zoster (VZV ), Citomegalo Virus (CMV ), Virus Papiloma Manusia (HPV) , Kondiloma Akumilatum , Limfoma Sel-B Non Hodgkins d an Karsinoma Sel Squamosa , dan Sarkoma Kapossi . Penatalaksanaan yang terbaik adalah  melalui tindakan pencegahan dan pemeriksaan gigi mulut secara rutin untuk mempertahankan kesehatan dan mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Kata kunci : Infeksi HIV,  manifestasi oral

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Sign in
Having issues? Contact support