z-logo
open-access-imgOpen Access
Struktur, Perilaku, dan Kinerja Industri Broiler Indonesia: Pendekatan Model Simultan
Author(s) -
ANNA FITRIANI,
Heny K. Daryanto,
Rita Nurmalina,
Sri Hery Susilowati
Publication year - 2016
Publication title -
jurnal agro ekonomi
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2541-1527
pISSN - 0216-9053
DOI - 10.21082/jae.v32n2.2014.167-186
Subject(s) - broiler , zoology , biology
English Almost all industries become more concentrated. The main concern with the concentration is competition reduction and market power improvement. This research aims: (1) to analyze the impact of industry concentration on the industry’s performance; (2) to analyze impacts of changes in the external factors on the structure, conduct and performance of broiler industry; and (3) to formulate policies to promote farmers’ welfare as well as to enhance the broiler industry. Panel data from broiler industry in eight provinces in Indonesia were analyzed by simultaneous econometric approach and estimated using Two-Stages Least Squares (2SLS). The results show that there is a simultaneous relationship among structure, conduct and performance of broiler industry in Indonesia where integration has a significant relationship to concentration. Furthermore, increased integration will lower the cost per unit. The lower the cost per unit, the more efficient this business will be such that the firm’s power increases. Market power has positive impact on selling price which tends toward monopoly power in the industry. The sensitivity analysis showed that a demand increase by 15 percent would reduce the concentration level by 4.92 percent and lessen gap between smallholders and large companies in the industry by 9.50 percent. It indicates that policy to develop broiler industry will be more effective by boosting the demand rather than enhancing the production only. Indonesian Hampir semua segmen industri menjadi lebih terkonsentrasi dari waktu ke waktu. Perhatian utama sehubungan dengan konsentrasi adalah hal ini bisa mengurangi tingkat persaingan di industri dan menghasilkan kekuatan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis dampak konsentrasi terhadap kinerja industri; (2) menganalisis dampak perubahan lingkungan eksternal terhadap struktur, perilaku, dan kinerja industri broiler; dan (3) merumuskan kebijakan yang dapat mensejahterakan masyarakat sekaligus memajukan industri broiler. Penelitian ini menggunakan data panel industri broiler dari delapan provinsi di Indonesia yang dianalisis menggunakan pendekatan ekonometrika simultan dan diestimasi menggunakan metode Two-Stage Least Square (2SLS). Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan simultan dari struktur, perilaku, dan kinerja industri broiler Indonesia, dimana integrasi memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap konsentrasi. Selanjutnya integrasi yang meningkat akan menurunkan biaya per unit. Semakin rendah biaya per unit, artinya usaha semakin efisien sehingga kekuatan pasar meningkat. Kekuatan pasar  berdampak positif terhadap harga yang artinya terdapat kekuatan monopoli di industri yang dapat mempengaruhi harga di pasar. Berdasarkan hasil simulasi didapatkan bahwa peningkatan permintaan sebesar 15 persen akan menurunkan tingkat konsentrasi sebesar 4,92 persen dan mengurangi ketimpangan antara usaha rakyat dan perusahaan besar di industri sebesar 9,50 persen. Hal ini mengindikasikan bahwa kebijakan untuk mengembangkan industri broiler oleh pemerintah akan lebih efektif dengan mendorong terjadinya peningkatan permintaan dibanding hanya dengan mendorong peningkatan produksi.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here
Accelerating Research

Address

John Eccles House
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom