z-logo
open-access-imgOpen Access
Pluralistic Da'wah Model in Maintaining Religious Tolerance in Bekasi
Author(s) -
Deden Sumpena,
Adon Nasurullah Jamaludin
Publication year - 2020
Publication title -
jurnal ilmu dakwah
Language(s) - English
Resource type - Journals
eISSN - 2548-8708
pISSN - 1693-0843
DOI - 10.15575/idajhs.v14i2.10219
Subject(s) - harmony (color) , dialog box , sociology , pluralism (philosophy) , political science , humanities , theology , philosophy , epistemology , computer science , art , visual arts , world wide web
This article aims to explore perceptions of religious pluralism, identify the models of da'wah being carried out, and describe the community's efforts in building harmony between muslims and christians in Kampung Sawah Bekasi. This study uses a qualitative descriptive method. From the study results, it can be explained that the community interprets pluralism as an awareness of mutual respect. There are three da'wah models, namely, preaching that is wise, transformative, and inclusive preaching. Meanwhile, the community's efforts to maintain harmony include avoiding conflict, dialogue, cooperation, and holding the Ngariung Bareng Forum. The practical implications of this research impact efforts to build harmony and harmony between religious communities in Bekasi. Besides, research is expected to become a model for the development of da'wah in a pluralistic society. Artikel ini bertujuan menggali persepsi pluralisme agama, mengidentifikasi model dakwah yang dilakukan dan mendeskripsikan upaya masyarakat dalam membangun kerukunan umat Islam dan umat Kristen di Kampung Sawah Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dari hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa masyarakat memaknai pluralisme sebagai kesadaran saling menghargai. Terdapat tiga model dakwah pluralistik yaitu; dakwah yang arif, dakwah transformatif dan dakwah inklusif. Sedangkan upaya masyarakat dalam menjaga kerukunan, yaitu dengan menghindari konflik; berdialog; gotong royong; dan menyelenggarakan Forum Ngariung Bareng. Implikasi praktis penelitian berdampak pada upaya membangun keharmonisan dan kerukunan antar umat beragama di Bekasi. Selain itu, penelitian diharapkan dapat menjadi model pengembangan dakwah pada masyarakat pluralistik.

The content you want is available to Zendy users.

Already have an account? Click here to sign in.
Having issues? You can contact us here
Accelerating Research

Address

John Eccles House
Robert Robinson Avenue,
Oxford Science Park, Oxford
OX4 4GP, United Kingdom